Mengapa ya…..
Ami’…..kata-kata itu mulai familiar di telinga saya saat menjelang kelahiran keponakan pertama saya Muhammad Yahya Ayyashi Mujahidan yang sering dipanggil zidan 10 September 2001 (Sehari sebelum tragedi WTC). Kalau sepintas memang terdengar mirip dengan nama saya ‘Muhammad Dzulfahmi Yahya’, Ami’ zidan atau pamannya Zidan. Ya!!! Ami’ adalah bahasa arab dari paman. Mbak Rani-lah yang memfamiliarkan nama itu, kakak nomor empat saya. Melihat sekarang, bahwa waktu memang terasa sangat cepat. Si Zidan kecil telah bertambah dewasa dan tiga keponakan pun sudah saya punyai dari kakak-kakak saya yang lain. Sementara bagaimana dengan saya??? Bertambahkan saya??? Ato malah berkurang??? Dalam hal apa??? Segalanya!!! Astaghfirullah…
Mungkin itu hanyalah perasaan yang ada di setiap umat manusia, selalu merasa kekurangan dan tidak dapat memandang kelebihan….
.::fahmipun::.
Jazakillah kepada seseorang yang selalu memberikan semangat yg "menyejukkan"
July 1st, 2005 at 5:23 pm
mo comment ah…
ttg berkurang dan berlebih…yg gak pernah jelas batasnya…inget ketika kita SD? sng bgt waktu bisa maen layang2,trus panas2an berlari2 hanya demi sebuah layang2 putus? kita yg kekurangan ato kita berlebihan thd layang2 itu? sekarang gak bisa lg merasakan masa2 itu, emg udah gak pantes and gak ada lahan lgi…(merasa kekurangan sekarang?) tapi kita udah dewasa, ternyata byk hal didunia ini yg udah kita lewati dengan “bangga” dan kemudian merasa “spesial” (merasa berlebihan sekarang?)
nyante mee..kedewasaan sudut pandang itulah yg membuatmu selalu merasa “bangga”, selalu bersyukur untuk tiap titik perubahan di dunia kita, di kehidupan kita, di tiap biji molekul tubuh kita, dalam sebuah kosmos semesta alam yg tiada batas (hanya Allah yg tau, subhanallah!) betapa kecil kita sebagai manusia, bahkan hanya dengan gelegar ombak, badai petir, terjangan kecepatan kerata api, bahkan kita belum terbayang, betapa “besar” nikmmat Allah di semesta ini… lalu kita yg hanya sebagai “setitik debu” ini mulai sombong…astaghfirullah…
makasih mee..udah saling “mengingatkan” untuk menjadi lebih dewasa…bukan untuk merasa “lebih ato kurang” , hanya untuk belajar bersikap untuk hal apapun di dunia ini…dunia yg gak pernah abadi…
miss u bro…
(sometimes boys should cry…)
July 17th, 2005 at 4:47 am
MAs Dhim oh MAs Dhim…..
Jd speechless deh….
Hiks…hiks…..